Resep Bolu Pisang

Hai hai, apa kabar semua?

Hari Jumat minggu lalu menu buah di kantin kantorku pisang, so aku minta 3 buah pisang untuk aku olah jadi bolu pisang di hari Sabtu. Dan hari Sabtu kemarin teman kantorku main ke kosan, jadi dia bantu abisin bolu pisang yang aku buat, hahaha. Karena aku anak kosan yang medit dan kreatif, jadi untuk mengocok adonan aku pakai garpu dan kukusnya aku pakai magiccom atau rice cooker. Yup, kamu gak salah baca. Magiccom yang buat bikin nasi itu looh~ tapi hasilnya enak, temenku aja suka. Soalnya kalau bilang gak enak aku usir dari kosan.

Continue reading Resep Bolu Pisang

Advertisements

Rasa

Sebagai seorang lulusan ilmu keindahan kata-kata alias Ilmu Sastra, saya dituntut untuk dapat merangkai kata-kata supaya enak dibaca atau didengar. Menjadi nilai plus, apabila bisa merangkai dengan indah. Tetapi menurut saya, tidak semua lulusan sastra berkompeten untuk menghasilkan kata-kata yang jangankan indah, sesuai dengan tata bahasa pun sepertinya jarang. 🙂

Continue reading Rasa

The Calling – Wherever You Will Go

Guys, *asek
Malam ini saya membaca blog kawan saya. Seperti biasa, ada yang ingin juga saya tuangkan melalui tulisan, tapi terhambat. Gak tau kenapa, selalu aja seperti ini. Mungkin masih harus banyak belajar. Itu pasti. Anyway, saya keingetan sama lagu ini. Langsung aja saya buka videonya, dan yang pertama terlintas di pikiran adalah : vokalisnya KEREN! bibirnya sekseh. Hehe, I know it’s kinda a lil vulgar, but hey admit it. Emang bibirnya sekseh. And it seems kissable. Huahaha 😉 Langsung aja cekidot di link ini:

Continue reading The Calling – Wherever You Will Go

Makan di Sushi Bar Jatos

Nah, malam ini saya, teman saya Bella dan Listi (anggap saja nama samaran) makan di satu-satunya mall terbesar dan terlengkap yang ada di Indone..eh salah, di Jatinangor ding, hehe.. Iya, nama mallnya adalah Jatos alias Jatinangor Town Square. 🙂 *SFX : keprok keprok keprok..
Entah kenapa, saya saat ini kepingin banget makan sushi, gak ada angin barat angin timur angin bohorok (:D), tiba-tiba kepingin sushi. Yasudahlah, saya mengajak kedua teman saya tadi itu. Daripada saya makan sendirian, geje banget kaan 😀
Menu yang ditawarkan gak terlalu banyak tapi juga gak terlalu sedikit, dan harga yang dibanderol (ceilah bahasanya) berkisar antara 10 ribu sampai 30 ribu rupiah. Saya sih pilih menunya yang simpel aja alias murah. Hehe..
Nih penampakan sushi yang saya pesan :

Dari lainlain

Namanya menu ini :

The Flying Krab

yakni sushi dengan telur ikura (telur ikan, kalau kata saya sih ikura desuka yang artinya : berapa harganya? :D) itu tuh yang warna orange namanya ikura, terus di dalam gulungannya ada lembaran rumput laut atau nori dan daging kepiting atau bahasa Jepangnya : kani.
Cara makannya pake sumpit, tapi ya kalau mau pake tangan juga gak dosa sih. Hehehe.. :p Oiya, terus pake kecap, saudara-saudara.
Biasanya kecap yang dipake tuh kecap ala Jepang, namanya shoyu, tapi yang ini mah pakenya kecap manis campur asin.. Tetep aja enak, apalagi ada bubuk cabenya 😀
Oh iya, rasanya sushi kaya gimana? Rasanya asem-asem cuka gitu, makanya harus sedia minum. Kalo engga, malah jadi enek setelah makan 3 atau 4 buah sushi itu. 🙂
Setelah makan sushi, pulang deh ke kosan masing-masing. Makan malam yang bikin kenyang, sekaligus bikin mikir : besok masih ada duit makan gak ya. Hihi.. Makan yang kaya gini jangan setiap hari, kecuali kalo kita udah jadi direktur utama perusahaan gede 😀