Finally.. Married! – Part 1

Almost 7 years ago we met and then decided to be in a romance relationship called “pacaran”. And now we officially married. Alhamdulillah.

Continue reading Finally.. Married! – Part 1

Advertisements

Updating Life – Jerawat

I’m feeling like I can’t write any good stuff, what I can do now is only reading words and paragraph, but has no intention to write it down or save in my tiny brain.

Mungkin karena kebanyakan off menulis, semua hilang. Apa yang aku kerjakan saat ini adalah menulis based on data, no longer interesting in any fictional case, dan aku terlalu lelah untuk berpikir. Adek lelah bang~

Continue reading Updating Life – Jerawat

Jalan-Jalan ke Ancol

Tanggal 15 November kemarin, saya dan pacar pergi ke Ancol. Biasa? Iya. Tapi bagi kami itu luar biasa. Sebab apa? Sebab dua tahun lalu sebelum kami jadian dan masih dalam masa penjajakan, saya pergi bersama kawan-kawan saya ke Ancol, dan begitu dia tahu, langsung update status facebook : “Jadi pengen ke Ancol :)”. Masih inget banget. Hahaha πŸ˜€

Ini kali pertamanya saya datang ke Ancol bersama dia. Awalnya saya gak tahu kalau mau diajak ke Ancol. Pikir saya, “ah paling nonton lagi di emol”. Dia sih ajak saya cari kosan baru buat saya, tapi saya nolak. Sebab tanggal 14nya saya harus bayaran. Kan nanggung. *pelit mode on :p*. Dan akhirnya dia mengarahkan motor menuju Grogol, lalu Kota Tua. Sempat curiga, dia mau ajak saya ke Kota Tua. Tapi ternyata engga. Kita ke ANCOL!! πŸ˜€

20121115_125020

Continue reading Jalan-Jalan ke Ancol

The Calling – Wherever You Will Go

Guys, *asek
Malam ini saya membaca blog kawan saya. Seperti biasa, ada yang ingin juga saya tuangkan melalui tulisan, tapi terhambat. Gak tau kenapa, selalu aja seperti ini. Mungkin masih harus banyak belajar. Itu pasti. Anyway, saya keingetan sama lagu ini. Langsung aja saya buka videonya, dan yang pertama terlintas di pikiran adalah : vokalisnya KEREN! bibirnya sekseh. Hehe, I know it’s kinda a lil vulgar, but hey admit it. Emang bibirnya sekseh. And it seems kissable. Huahaha πŸ˜‰ Langsung aja cekidot di link ini:

Continue reading The Calling – Wherever You Will Go

Jalan ke Purwokerto

Minggu kemarin dari tanggal 6 Juli sampai 11 Juli saya pergi ke Purwokerto looh, senangnya ketemu teman lama, ehm, terutama ketemu si pacar πŸ˜€
Nah, karena tanggal 5 Juli-nya saya ulang tahun, jadi aja deh kita ngerayain di salah satu resto mewah yang di Purwokerto itu, biarpun sebenarnya telat. Hm, walaupun gak biasa sama makanannya (maklum, mahasiswa makannya di warteg mulu nih :D) tapi cukup senang juga makan bareng si pacar ini πŸ˜€

Continue reading Jalan ke Purwokerto

hukuman (lagi)

Lagi-lagi kena hukuman saya. Hukuman menaruh foto si doi di blog ini. Apa perlu saya ingatkan lagi, tujuannya apa? Saya rasa tidak perlu, karena satu alasan bahwa pacar saya orang ternarsis di dunia, sudah cukup untuk menjelaskan semuanya. Baiklah, maka dengan tidak rela, inilah foto saya bersama pacar :

Ini foto (foto ini? halaaaa) diambil waktu kita baru pertama jadian. First date ceritanya. Hihi.. Lokasi di dalem bioskop 21 Jatos. So sweet kan? πŸ™‚

Makan di Sushi Bar Jatos

Nah, malam ini saya, teman saya Bella dan Listi (anggap saja nama samaran) makan di satu-satunya mall terbesar dan terlengkap yang ada di Indone..eh salah, di Jatinangor ding, hehe.. Iya, nama mallnya adalah Jatos alias Jatinangor Town Square. πŸ™‚ *SFX : keprok keprok keprok..
Entah kenapa, saya saat ini kepingin banget makan sushi, gak ada angin barat angin timur angin bohorok (:D), tiba-tiba kepingin sushi. Yasudahlah, saya mengajak kedua teman saya tadi itu. Daripada saya makan sendirian, geje banget kaan πŸ˜€
Menu yang ditawarkan gak terlalu banyak tapi juga gak terlalu sedikit, dan harga yang dibanderol (ceilah bahasanya) berkisar antara 10 ribu sampai 30 ribu rupiah. Saya sih pilih menunya yang simpel aja alias murah. Hehe..
Nih penampakan sushi yang saya pesan :

Dari lainlain

Namanya menu ini :

The Flying Krab

yakni sushi dengan telur ikura (telur ikan, kalau kata saya sih ikura desuka yang artinya : berapa harganya? :D) itu tuh yang warna orange namanya ikura, terus di dalam gulungannya ada lembaran rumput laut atau nori dan daging kepiting atau bahasa Jepangnya : kani.
Cara makannya pake sumpit, tapi ya kalau mau pake tangan juga gak dosa sih. Hehehe.. :p Oiya, terus pake kecap, saudara-saudara.
Biasanya kecap yang dipake tuh kecap ala Jepang, namanya shoyu, tapi yang ini mah pakenya kecap manis campur asin.. Tetep aja enak, apalagi ada bubuk cabenya πŸ˜€
Oh iya, rasanya sushi kaya gimana? Rasanya asem-asem cuka gitu, makanya harus sedia minum. Kalo engga, malah jadi enek setelah makan 3 atau 4 buah sushi itu. πŸ™‚
Setelah makan sushi, pulang deh ke kosan masing-masing. Makan malam yang bikin kenyang, sekaligus bikin mikir : besok masih ada duit makan gak ya. Hihi.. Makan yang kaya gini jangan setiap hari, kecuali kalo kita udah jadi direktur utama perusahaan gede πŸ˜€